aq sempat berpikur.. umur udah hampir kepala 3 gini.. ga juga punya pacar.. or calon suami.. oh Dear GOD.. what should I do... I'm almost desperate that time..
Then oneday, My friend introduce me to you, via BBM qta bertukar Pin dan mulai melihat2 masing via profil photo. yes.. I start the chat by "Assalaamu'alaikum wr, wb" and you answer me " Wa'alaikumsalam..wr wb"
dari sana qta berkenalan via bbm, doing conversation by bbm, asking all things via bbm, kamu tidak juga menghubungiku via telpon, i don't know your voice..
awalnya.. aq agak ragu denganmu, kamu ga ganteng, kamu juga ga terlalu sholeh seperti yang aq bayangin, tapi aq berpikir lagi, tak ada yang sempurna, dan aq pun coba untuk lebih mengenalmu.
setelah kurang lebih 1 bulan berkenalan, akhirnya kita bertemu muka. kamu datang ke rumah tante, kamu tersenyum dan aq pun tersenyum, saat itu senyumku membuatmu gugup, kamu merasa aq begitu cantik, dan aq teramat tersanjung dengan pujianmu. tidak berlebihan, namun membekas dihati. pada saat itu, aq belum terlalu menyukaimu, hanya merasa senang ada yang memberikan perhatian lebih kepadaku.
kamu yang memang terlihat gugup dan kelihatan kurang nyaman dengan wanita, aq berusaha membuka obrolan supaya kamu tidak canggung, lama kelamaan kamu terlihat relaks dan mulai nyaman dengan obrolan qta. dan itulah tujuanku.. membuatmu nyaman bersamaku, dan aq ingin nyaman bersamamu
Pertemuan pertama itu, kamu membawakan aq cokelat, karena kamu tahu aq suka cokelat dari bbm qta sebelumnya... lagi2 aq tersanjung..
hari itu kencan pertama kita sebelum akhirnya pacaran, aq minta kamu menemaniku ke stasiun Gambir untuk membeli tiket, sebelum pergi, aq mengajakmu makan di sebuah resto Masakan Aceh yang ada di daerah benhill, qta ngobrol lagi ngalor ngidul, sebelum qta bertemu aq sempat mengintip facebookmu, aq jadi tahu dimana kamu sekolah dlu, tapi aq tak bilang padamu kalau aq sudah mengintip Facebook mu, pada saat aq membahas sekolahmu, kamu bingung kenapa aq tahu sekolahmu, dan aq pun malu.. sambil bilang "bukannya kamu sudah pernah cerita ya.." (hehehe)
setelah berkenalan selama sekitar 2 bulan, aq datang ke kota kamu tinggal, Kota Pahlawan, yang juga merupakan kota kelahiranku, pada waktu itu ada kondangan sepupu, kamu jemput aq di stasiun, saat itu, mungkin karena kepalaku agak pusing, aq tak menyadari keberadaanmu yang sedang menantiku di depan, kamu bilang "hey.. kamu ga lihat aq ya..?", kataku, "maaf.. ga kelihatan.. banyak orang dan aq ga pakai kacamataku", dan kamu pun tersenyum. meneduhkan..
kamu ajak aq sarapan pagi, tempatnya terserah aq, pada waktu itu kita makan di Sate Kelapa Oendemohen, makan sate sampai habis karena laparnya, selesai makan, kamu memberikan aq cokelat dan sambil pasang tampang gugup kamu menghadap ke arahku, sambil malu2 kamu bilang "kamu mau nggak jadi pacar aq?", aq terkejut, dan bukannya tak tahu kalau kamu akan mengungkapkan hak ini, karena selama ini di BBM kita sudah begitu dekat. kamu hanya ingin meresmikannya seperti pasangan lain, dan aq pun menjawab "mau..." dengan suara perlahan, kamu membalas "ah. kurang keras..", ku balas lagi "iyaaa mauuuu", dan qta resmi jadian.. 10-11-12
Thursday, March 21, 2013
Sunday, March 17, 2013
Pengangguran (lagi)
bismillah..
saya officially mengaggur dari mulai tanggal 14 Maret kemarin... (sadly)
ini bingung juga, kemaren dan bener2 dapet kerjaan di perusahan travel Jepang yang terkemuka dan sedang berkembang, eh.. sininya kaga serius.. sering ga masuk lah.. ijin lah..
dan puncaknya memang terjadi hari Kamis itu, setelah berusaha ngitung Break Down Tariff yang Naudzubillah bikin pusingnya itu, dan entah kenapa hari itu gw memutuskan ga masuk kerja, padahal sih sbnrnya cuma pusing luar biasa yang biasa aja sih.. tapi berhubung takut ga konsen, ya sudah saja saya tidak masuk kerja.
tapi yang salah adalah.. kenapa juga ijinya telat... huft.. yang ada.. hari itu juga, saya didepak dari kantor...
walaupun kantor itu gw emang ga nemuin soul dalam pergaulannya, dan cuma punya satu org temen imut dari HRD berinisial "Q" tapi gw sedang berusaha membuat produk disitu.. saya sudah bersusah payah mendapatkan tariff dari supplier dr Luar Negeri dan dalam negeri, tapi nyatanya....
kerja keras itu bisa langsung diputar balikkan menjadi tidak berarti saat kita dianggap tidak serius dalam menjalankannya..
terus terang... saya emang stress berat sejak diletakkan di divisi itu.. planning2 gtu, itu butuh kreatifitas tinggi dan ilmu bahasa yng tinggi juga, krn disitu dituntut untuk bisa berbahasa Jepang, saya stress pula mikirinn bhs jepang saya yang masih pas2 an ini..
tapi semua ini jadi pelajaran berharga sekali buat saya, ilmunya juga cukup menambah ilmu pengetahuan gw tentang negara2 di dunia.. ya.. walopun singkat, tappi saya merasa sangat beruntung pernah berada di tengah2 ke riwehan kantor itu..
sekarang saatnya mencari kembali kepercayaan diri saya dan melamar kerja kembali..
tapi.. mau kerja apa ya.. abis gini..
kadang cuma kepingin di rumah mengerjakan sesuatu, dan ga hanya internetan ga jelas, nglamar kerjaan yang yg kurang jelas...
huft...
rasanya harus memperkaya diri dengan ilmu nih...
saya officially mengaggur dari mulai tanggal 14 Maret kemarin... (sadly)
ini bingung juga, kemaren dan bener2 dapet kerjaan di perusahan travel Jepang yang terkemuka dan sedang berkembang, eh.. sininya kaga serius.. sering ga masuk lah.. ijin lah..
dan puncaknya memang terjadi hari Kamis itu, setelah berusaha ngitung Break Down Tariff yang Naudzubillah bikin pusingnya itu, dan entah kenapa hari itu gw memutuskan ga masuk kerja, padahal sih sbnrnya cuma pusing luar biasa yang biasa aja sih.. tapi berhubung takut ga konsen, ya sudah saja saya tidak masuk kerja.
tapi yang salah adalah.. kenapa juga ijinya telat... huft.. yang ada.. hari itu juga, saya didepak dari kantor...
walaupun kantor itu gw emang ga nemuin soul dalam pergaulannya, dan cuma punya satu org temen imut dari HRD berinisial "Q" tapi gw sedang berusaha membuat produk disitu.. saya sudah bersusah payah mendapatkan tariff dari supplier dr Luar Negeri dan dalam negeri, tapi nyatanya....
kerja keras itu bisa langsung diputar balikkan menjadi tidak berarti saat kita dianggap tidak serius dalam menjalankannya..
terus terang... saya emang stress berat sejak diletakkan di divisi itu.. planning2 gtu, itu butuh kreatifitas tinggi dan ilmu bahasa yng tinggi juga, krn disitu dituntut untuk bisa berbahasa Jepang, saya stress pula mikirinn bhs jepang saya yang masih pas2 an ini..
tapi semua ini jadi pelajaran berharga sekali buat saya, ilmunya juga cukup menambah ilmu pengetahuan gw tentang negara2 di dunia.. ya.. walopun singkat, tappi saya merasa sangat beruntung pernah berada di tengah2 ke riwehan kantor itu..
sekarang saatnya mencari kembali kepercayaan diri saya dan melamar kerja kembali..
tapi.. mau kerja apa ya.. abis gini..
kadang cuma kepingin di rumah mengerjakan sesuatu, dan ga hanya internetan ga jelas, nglamar kerjaan yang yg kurang jelas...
huft...
rasanya harus memperkaya diri dengan ilmu nih...
Friday, March 15, 2013
hopefully unhopeless
necessarily sometimes.. we found ourselve useless.. hopeless.. jobless
when we meet that time, what should we did actually?
this is really did happen to me right now..
i'm losing a Job, have to search for a new one, but.. i just dont have any idea, what should I do for live after this..
i dont think i'm fit in to work at the office, but I also dont have a spesific skill to sell
so what should I do???
should I just stay home and wait to get a proposal??
no.. i'm not that hopeless...
I wanna do something.. I really do.. but still I haven't figure it out..
when we meet that time, what should we did actually?
this is really did happen to me right now..
i'm losing a Job, have to search for a new one, but.. i just dont have any idea, what should I do for live after this..
i dont think i'm fit in to work at the office, but I also dont have a spesific skill to sell
so what should I do???
should I just stay home and wait to get a proposal??
no.. i'm not that hopeless...
I wanna do something.. I really do.. but still I haven't figure it out..
Tuesday, January 1, 2013
Finding the love one part #2
apa sih... yang kamu cari dari seorang pasangan hidup?
materi? kepribadiannya? atau apa?
mari kita bahas ini hari ini, ini tentang menemukan kecocokan dan memahami perbedaan dari pasangan kita.
terkadang, ada hal2 yang kita sukai dan tidak sukai dari pasangan kita. ini sudah sewajarnya sekali.
misal nih.. kita ga suka pasangan kita merokok, tentu kita akan minta dia untuk tidak merokok lagi donk.. dan.. walopun dia sayang sama kita, hal ini tidak begitu saja bisa dia kabulkan.
dan dia, yang tentunya sayang dan peduli sama kita, juga pasti memberikan nasihat nya dan meminta kita untuk memperbaiki hal buruk yang ada di diri kita.
misalnya lagi.. kita punya kebiasaan ga bisa menabung, seluruh gaji selalu habis tanpa berupa sedikitpun, dan dirinya yang notabene hemat, selalu menasehati kita untuk selalu menabung untuk masa depan, dan kita, yang sudah terlanjur berkebiasaan boros, tentunya juga sulit untuk mewujudkan hal tersebut dalam sekejab.
nah.. disinilah kita butuh toleransi.. toleransi antar pasangan, dan kira2 sampai kapan kita bisa bertoleran dalam hal2 diatas.
jika masing2 dari kita belum mampu melakukan seperti apa yang dinasehatkan, setidaknya dari dalam diri masing2 mempunyai target untuk diri sendiri, kapan hal tersebut bisa diwujudkan, dan hal itu bisa dibicarakan dengan pasangan.
tapi.. kalo dari masing2 tidak bisa memberi "deadline" dari apa yang sudah di tolerankan, tentu ini akan jadi pertengkaran dalam "biduk" pasangan tersebut.
berat memang pada awalnya, meninggalkan kebiasaan2 buruk2 kita yang sudah mendarah daging ini.. tapi.. apa iyya.. kita tidak mau sedikit berkorban kalo memang itu baik untuk kita kedepannya, kenapa tidak?
pertanyaan baru muncul, bagaimana kalau.. pasangan kita berkelit dari nasihat baik kita, misal nih.. dia yang masih saja tidak bisa meninggalkan kebiasaan merokoknya, berdalih tidak merokok dengan asap yang akan mengenai kita, atau meminta kita untuk menjauh sejenak saat dia merokok.
sekali dua kali, mungkin kita bisa memaklumi, namun jika ini terjadi seterusnya?? bahkan selamanya?? apa yang akan kita lakukan? apakah kita masih bisa terus bertoleran untuk hal ini..?
this will be a question for all time..
materi? kepribadiannya? atau apa?
mari kita bahas ini hari ini, ini tentang menemukan kecocokan dan memahami perbedaan dari pasangan kita.
terkadang, ada hal2 yang kita sukai dan tidak sukai dari pasangan kita. ini sudah sewajarnya sekali.
misal nih.. kita ga suka pasangan kita merokok, tentu kita akan minta dia untuk tidak merokok lagi donk.. dan.. walopun dia sayang sama kita, hal ini tidak begitu saja bisa dia kabulkan.
dan dia, yang tentunya sayang dan peduli sama kita, juga pasti memberikan nasihat nya dan meminta kita untuk memperbaiki hal buruk yang ada di diri kita.
misalnya lagi.. kita punya kebiasaan ga bisa menabung, seluruh gaji selalu habis tanpa berupa sedikitpun, dan dirinya yang notabene hemat, selalu menasehati kita untuk selalu menabung untuk masa depan, dan kita, yang sudah terlanjur berkebiasaan boros, tentunya juga sulit untuk mewujudkan hal tersebut dalam sekejab.
nah.. disinilah kita butuh toleransi.. toleransi antar pasangan, dan kira2 sampai kapan kita bisa bertoleran dalam hal2 diatas.
jika masing2 dari kita belum mampu melakukan seperti apa yang dinasehatkan, setidaknya dari dalam diri masing2 mempunyai target untuk diri sendiri, kapan hal tersebut bisa diwujudkan, dan hal itu bisa dibicarakan dengan pasangan.
tapi.. kalo dari masing2 tidak bisa memberi "deadline" dari apa yang sudah di tolerankan, tentu ini akan jadi pertengkaran dalam "biduk" pasangan tersebut.
berat memang pada awalnya, meninggalkan kebiasaan2 buruk2 kita yang sudah mendarah daging ini.. tapi.. apa iyya.. kita tidak mau sedikit berkorban kalo memang itu baik untuk kita kedepannya, kenapa tidak?
pertanyaan baru muncul, bagaimana kalau.. pasangan kita berkelit dari nasihat baik kita, misal nih.. dia yang masih saja tidak bisa meninggalkan kebiasaan merokoknya, berdalih tidak merokok dengan asap yang akan mengenai kita, atau meminta kita untuk menjauh sejenak saat dia merokok.
sekali dua kali, mungkin kita bisa memaklumi, namun jika ini terjadi seterusnya?? bahkan selamanya?? apa yang akan kita lakukan? apakah kita masih bisa terus bertoleran untuk hal ini..?
this will be a question for all time..
World of Rempong
the world of Rempong.. kenapa gitu? karena emang itu yang ada disekelilingku..
first of all, brenti dari kerjaan di tempat lama, untuk keluar dari sana, rasanya ada saja yang harus diurus, mulai dari membuat laporan2 rangkuman dari semua kerjaan yang notabene banyak sekali itu. udah gitu.. belum lagi keluar dari report serba banyak itu, sebulan sebelum keluar selalu dibumbui juga dengan rasa malas dan malas sekali.
belum juga lepas dari report dan malas yang overload, gw juga masih harus membantu kegiatan sehari2 admin yang juga selalu dikejar2 deadline. ow.. what a rempong..
setelah hari terakhir yang gw pikir dah slese semua, ternyata masih harus ngekor beberapa report yang juga ribet, sampe2 di akhir waktu bekerja masih pusing mikirinnya (bahkan kebawa sampe sekarang) hadeeuh.. lagi2 rempong..
dan sekarang.. setelah keluar..(masih juga) direpotkan dengan masalah administrasi yang nau'dzubillah rempongnya.. padahal ceritanya dah mulai masuk kerja per tanggal dua januari 2013, tapi berhubung surat pengunduran diri di tgl 6, harsunya masih masuk di tgl 2 Januarinya.. hadeh.. kenapa sih.. gini ini kuq selalu saja dibikin rempong..???
hhhh.. jadi menghela nafas panjang.. tapi ya udah lah. semua ke rempongan ini tetap harus diselesaikan.. daripada semakin rempong di hari kemudian..
intinya: dunia rempong akan selalu ada selama kita hidup di negara kita tercinta ini..
first of all, brenti dari kerjaan di tempat lama, untuk keluar dari sana, rasanya ada saja yang harus diurus, mulai dari membuat laporan2 rangkuman dari semua kerjaan yang notabene banyak sekali itu. udah gitu.. belum lagi keluar dari report serba banyak itu, sebulan sebelum keluar selalu dibumbui juga dengan rasa malas dan malas sekali.
belum juga lepas dari report dan malas yang overload, gw juga masih harus membantu kegiatan sehari2 admin yang juga selalu dikejar2 deadline. ow.. what a rempong..
setelah hari terakhir yang gw pikir dah slese semua, ternyata masih harus ngekor beberapa report yang juga ribet, sampe2 di akhir waktu bekerja masih pusing mikirinnya (bahkan kebawa sampe sekarang) hadeeuh.. lagi2 rempong..
dan sekarang.. setelah keluar..(masih juga) direpotkan dengan masalah administrasi yang nau'dzubillah rempongnya.. padahal ceritanya dah mulai masuk kerja per tanggal dua januari 2013, tapi berhubung surat pengunduran diri di tgl 6, harsunya masih masuk di tgl 2 Januarinya.. hadeh.. kenapa sih.. gini ini kuq selalu saja dibikin rempong..???
hhhh.. jadi menghela nafas panjang.. tapi ya udah lah. semua ke rempongan ini tetap harus diselesaikan.. daripada semakin rempong di hari kemudian..
intinya: dunia rempong akan selalu ada selama kita hidup di negara kita tercinta ini..
Friday, November 23, 2012
finding the love one #part 1
Dear bloggers
what do you feel when you meet someone that match you, that knows you, that wants you for his/her life? it must be a beautiful feeling right,..?
suatu hari aq bertemu dengan pria ini, dikenalkan oleh teman kuliah dahulu, namanya endang, suatu hari dia bbm aq dan ingin mengenalkan ku dengan seorang yang dikenalnya.
terus terang di usia ku saat ini, berkenalan dengan pria sudah jadi makanan sehari2, alias sering banget, dikenalin si ini di kenalin si itu.
namun setelah beberapa lama, belum pernah ada yang cocok sama sekali, bahkan sampai ditinggal kawin, sudah pernah kurasakan.
ada rasa malas untuk berkenalan lagi dengan mahluk bernama pria.. "ah.. apa iya ntar ga sakit hati lagi", itu yang terus ada dalam benakku..
tapi jika tak dicoba, mungkin sampai saat ini aq takkan bertemu dengan pria ini..
pria yang sampai saat ini aq merasakan kenyamanan jika bersamanya, bahkan dari bbm message yang selalu dikirimkan olehnya.
ya.. kami memang berjarak 1000 km jauhnya, kami hanya mengenal awalnya dari bb, pin bb saling bertukar, dan kami pun saling menyapa..
bagaimana jika saat itu kita tak saling menyapa? mungkin tak terjadi yang namanya suatu komitmen yang banyak abege bilang "pacaran"
sebenarnya aq ga suka kata "pacaran" ini, karena kata2 ini kuq berkesan mesum, orang pacaran itu pasti lebih mendahulukan nafsu, walaupun ga semuanya begitu,
tapi pada kenyataannya aq dan pria ini "berpacaran", setidaknya itu status kami saat ini.. kalau aq lebih suka menyebutnya saling mengenal satu sama lain lebih dekat,
yah.. itulah yang kurasakan saat ini, bahkan tanggal jadianku bertepatan dengan hari pernikahan sepupuku tercinta Fenty yang sudah menjadi Mrs.Mushroom =D
memang semuanya ga selalu terasa manis, kami via bbm pun bisa meributkan hal kecil, yang ga penting sekalipun, dan itu asalnya dari ku..=P
maklum saja,,, wanita selalu maunya diperhatikan, sedangkan pria nya tidak selalu bisa memberi perhatian berkelanjutan pada wanitanya.
sifatnya dan sifatku jauh sekali bertolak belakang, contoh kecilnya aq yang hobi hura2 alias ngamburin duit buat sesuatu yang ga terlalu penting dan bahkan sangat tidak bisa nabung.
sedangkan ia, yang merasa ga punya banyak uang, harus selalu nabung buat masa depan, dan bahkan karna iritnya, kita bisa dihitung berapa kali telpon2annya.
bahkan kadang merasa dia bukan pria yang sesuai dengan kriteria idamanku, yang Ganteng, yang Kaya, yang Sholeh, yang Pinter Ngaji, dan masih banyak lagi kriteria yang q inginkan.
namun Allah SWT memang memberikan yang kita butuhkan, bukan yang kita inginkan, dan ini terbukti, Subhaanallah..
dia mungkin bukan pria yang sholeh sampai pintar mengaji, namun ia menjallankan ibadah wajibnya, walaupun msh sulit melakukan ibadah sholat shubuh.
dia juga bukan pria kayak seperti yang kuingini, namun ia rajin menabung, dia teramat hemat, itu bagus untuknya, dan mungkin jika kami berjodoh, itu akan baik untukku.
saat ini yang kubutuhkan adalah dia selalu ada saat aq butuh, dan kami sedang belajar saling mengerti.
dan semoga kami berjodoh, dan bisa melangkah ke pelaminan, melepaskan masa lajang kami..
namun semua masih berproses, proses memperbaiki diri, proses belajar memahami, proses mengenal satu sama lain..
and I enjoy it.. so much...
bismillah, barokallah...
what do you feel when you meet someone that match you, that knows you, that wants you for his/her life? it must be a beautiful feeling right,..?
suatu hari aq bertemu dengan pria ini, dikenalkan oleh teman kuliah dahulu, namanya endang, suatu hari dia bbm aq dan ingin mengenalkan ku dengan seorang yang dikenalnya.
terus terang di usia ku saat ini, berkenalan dengan pria sudah jadi makanan sehari2, alias sering banget, dikenalin si ini di kenalin si itu.
namun setelah beberapa lama, belum pernah ada yang cocok sama sekali, bahkan sampai ditinggal kawin, sudah pernah kurasakan.
ada rasa malas untuk berkenalan lagi dengan mahluk bernama pria.. "ah.. apa iya ntar ga sakit hati lagi", itu yang terus ada dalam benakku..
tapi jika tak dicoba, mungkin sampai saat ini aq takkan bertemu dengan pria ini..
pria yang sampai saat ini aq merasakan kenyamanan jika bersamanya, bahkan dari bbm message yang selalu dikirimkan olehnya.
ya.. kami memang berjarak 1000 km jauhnya, kami hanya mengenal awalnya dari bb, pin bb saling bertukar, dan kami pun saling menyapa..
bagaimana jika saat itu kita tak saling menyapa? mungkin tak terjadi yang namanya suatu komitmen yang banyak abege bilang "pacaran"
sebenarnya aq ga suka kata "pacaran" ini, karena kata2 ini kuq berkesan mesum, orang pacaran itu pasti lebih mendahulukan nafsu, walaupun ga semuanya begitu,
tapi pada kenyataannya aq dan pria ini "berpacaran", setidaknya itu status kami saat ini.. kalau aq lebih suka menyebutnya saling mengenal satu sama lain lebih dekat,
yah.. itulah yang kurasakan saat ini, bahkan tanggal jadianku bertepatan dengan hari pernikahan sepupuku tercinta Fenty yang sudah menjadi Mrs.Mushroom =D
memang semuanya ga selalu terasa manis, kami via bbm pun bisa meributkan hal kecil, yang ga penting sekalipun, dan itu asalnya dari ku..=P
maklum saja,,, wanita selalu maunya diperhatikan, sedangkan pria nya tidak selalu bisa memberi perhatian berkelanjutan pada wanitanya.
sifatnya dan sifatku jauh sekali bertolak belakang, contoh kecilnya aq yang hobi hura2 alias ngamburin duit buat sesuatu yang ga terlalu penting dan bahkan sangat tidak bisa nabung.
sedangkan ia, yang merasa ga punya banyak uang, harus selalu nabung buat masa depan, dan bahkan karna iritnya, kita bisa dihitung berapa kali telpon2annya.
bahkan kadang merasa dia bukan pria yang sesuai dengan kriteria idamanku, yang Ganteng, yang Kaya, yang Sholeh, yang Pinter Ngaji, dan masih banyak lagi kriteria yang q inginkan.
namun Allah SWT memang memberikan yang kita butuhkan, bukan yang kita inginkan, dan ini terbukti, Subhaanallah..
dia mungkin bukan pria yang sholeh sampai pintar mengaji, namun ia menjallankan ibadah wajibnya, walaupun msh sulit melakukan ibadah sholat shubuh.
dia juga bukan pria kayak seperti yang kuingini, namun ia rajin menabung, dia teramat hemat, itu bagus untuknya, dan mungkin jika kami berjodoh, itu akan baik untukku.
saat ini yang kubutuhkan adalah dia selalu ada saat aq butuh, dan kami sedang belajar saling mengerti.
dan semoga kami berjodoh, dan bisa melangkah ke pelaminan, melepaskan masa lajang kami..
namun semua masih berproses, proses memperbaiki diri, proses belajar memahami, proses mengenal satu sama lain..
and I enjoy it.. so much...
bismillah, barokallah...
Monday, October 15, 2012
Piano Instrument
do you ever feel so relaxed, so mature, or even so calm..
when you hear a music instrument such as...piano instrument? well i did..i do..
belakangan aq suka buka blognya arman tjandra yang berisi blog beliau sehari2 disertai alunan music piano instrument yang beliau buat sendiri.
itu sungguh..sungguh... bikin hati tenang.. relaks.. bahagia..sedih.. (lhoh kuq sedih) iya sedih.. karena aq ga bisa main piano kayak gitu, tapi bersyukur masih bisa ngedengerinnya...hehehe
kemarin pun adik aq anisa, juga kasih aq alunan piano instrument yang mirip2 juga kayak permainan bang tjandra ini, yang kalo nggak salah namanya Yiruma, sampe2 aq rela cuma ngedengerin itu tiap malam buat pengantar tidur.. dan besokan paginya BB q udah mati keabisan batere..
tapi dengerin Piano instrumen ga bikin qta ngantuk saja lho.. rasanya otak jadi lebih relaks.. lebih jernih...
mungkin efeknya hampir sama kalo qta dengerin orang ngaji, cuma bedanya ini hanya menenangkan otak dibagian tertentu, kalo dengerin ngaji, qta juga selain bisa dapat ketenangan, kita juga akan dapat pahala jika mendengarkannya..
yah.. ini aja yang mau aq sharing hari ini.. so glad i can hear those instrument... dari pada dengerin lagu2 ga jelas dengan lirik cinta basi tanpa arti.. masih mending dengerin musik metal kali ya.. hehehehe
yosh.. ngomongin soal lagu metal, i will have another story about a guy that i have just known and he likes this kind of music, and he also a member of a metal band )a.k.a Guitarist)
but i won't tell you this now.. ga akan nyambung ntar.. antara piano instrument ma metal..
see you guys.. have a lovely morning... Bismillah..
when you hear a music instrument such as...piano instrument? well i did..i do..
belakangan aq suka buka blognya arman tjandra yang berisi blog beliau sehari2 disertai alunan music piano instrument yang beliau buat sendiri.
itu sungguh..sungguh... bikin hati tenang.. relaks.. bahagia..sedih.. (lhoh kuq sedih) iya sedih.. karena aq ga bisa main piano kayak gitu, tapi bersyukur masih bisa ngedengerinnya...hehehe
kemarin pun adik aq anisa, juga kasih aq alunan piano instrument yang mirip2 juga kayak permainan bang tjandra ini, yang kalo nggak salah namanya Yiruma, sampe2 aq rela cuma ngedengerin itu tiap malam buat pengantar tidur.. dan besokan paginya BB q udah mati keabisan batere..
tapi dengerin Piano instrumen ga bikin qta ngantuk saja lho.. rasanya otak jadi lebih relaks.. lebih jernih...
mungkin efeknya hampir sama kalo qta dengerin orang ngaji, cuma bedanya ini hanya menenangkan otak dibagian tertentu, kalo dengerin ngaji, qta juga selain bisa dapat ketenangan, kita juga akan dapat pahala jika mendengarkannya..
yah.. ini aja yang mau aq sharing hari ini.. so glad i can hear those instrument... dari pada dengerin lagu2 ga jelas dengan lirik cinta basi tanpa arti.. masih mending dengerin musik metal kali ya.. hehehehe
yosh.. ngomongin soal lagu metal, i will have another story about a guy that i have just known and he likes this kind of music, and he also a member of a metal band )a.k.a Guitarist)
but i won't tell you this now.. ga akan nyambung ntar.. antara piano instrument ma metal..
see you guys.. have a lovely morning... Bismillah..
Subscribe to:
Posts (Atom)
